twitter
rss

21 April 2019, Yuni Shara memasuki halaman pendopo rumah dinas Walikota Batu. Kehadirannya dengan memakai baju kebaya hitam terlihat elegan dan cantik. Artis yang asli lahir di Kota Batu ini langsung disambut kepala sekolah PAUD Terpadu Cahaya Permata Abadi dan penampilan drum band oleh-anak-anak TK Cahaya Permata Abadi.

Acara bertajuk Pentas Seni Kartini 2019 ini untuk memperingati Hari Kartini dan sebagai acara merayakan kelulusan bagi anak-anak TK B Cahaya Permata Abadi. Acara yang mengambil tema salah satu quote dari R.A. Kartini "Aku Mau" ini menampilkan berbagai atraksi seni seperti sulap, membaca puisi, menyanyi, menari, dan bermain drama.

Melihat anak didiknya tampil diatas panggung, terlihat senyum Yuni Shara. Bahkan artis cantik ini tidak segan-segan ikut berjoged dan menari dari tempat duduknya. Yuni semakin tak kuasa menahan badannya ketika melihat tari nusantara yang dipentaskan oleh anak-anak TK, Yuni langsung menggerakkan tangan dan badannya sambil bernyanyi Yamko Rambe Yamko.

Artis yang kini menetap di Jakarta ini menyanyikan lagu "Guruku Tersayang" bersama seluru anak didiknya di PAUD Cahaya Permata Abadi.

Berikut video thriller-nya


PAUD Terpadu Cahaya Permata Abadi kembali menampilkan bakat seni anak didiknya di bidang akting. Kali ini mereka penampilkan drama komedi anak berjudul "DOLAN 2019". Naskah yang ditulis Sugoy Suhendra ini menceritakan tentang seorang penggembala bernama DOLAN. 

Karakter DOLAN adalah cowok gendut dan berwajah imoet, gemesin, tapi suka usil. Nah keusilannya itu jelek banget, karena DOLAN berpura-pura alias bohong bahwa kambing-kambingnya dimakan serigala. Padahal DOLAN cuma usil mau mengerjain teman-temannya. Tokoh DOLAN ini diperankan oleh ARDAN. Karakter lainnya CILA, yaitu teman DOLAN yang berkarakter tegas, sebagai pemimpin diantara ketiga temannya. Sedangkan MISYE, adalah cewek lugu, baik hati, dan selalu berpikiran positif. Jadi Misye selalu percaya dengan DOLAN. Nah teman DOLAN yang ketiga adalah bernama SATRIA, karakternya galak, dan suka marah. selalu mematahkan omongan MISYE. semua pemain dalam drama ini adalah siswa-siswi TK B Cahaya Permata ABADI.

"Cerita ini membawa pesan moral bahwa berbohong itu tidak baik," ujar Bu Anggun Abadiany, kepala sekolah PAUD Terpadu Cahaya Permata Abadi. Selain berakting, drama DOLAN 2019 memadukan tari juga didalamnya. jadi sangat menarik ditonton, lanjut Bu Anggun.

Para pemain DOLAN 2019 mendapat pengarahan gerak dan tari oleh Bu Sayemti Nigtyas. Sedangkan make up dan tata busana oleh Bu Tatik Ngarasati atau yang biasa dipanggil ibu ATik. Berserita tentang persiapan para pemain DOLAN 2019, bu Sayemti mengatakan "ngegemesyinnn..." katanya sambil tertawa. Ekspresi mereka pas, sesuai karakter. Terutama Dolan yang wajahnya emang udah imoet dan gemesin. pengen nyubit pipinya, hahahha. Tapi so far persiapannya Insya Allah sudah 95%. Anak-anak selama tiga minggu ini berlatih setiap hari. So, pas tanggal 21 april nanti semua siyap, tutup bu Sayemti Nigtyas yang merupakan guru tari di PAUD Cahaya Permata Abadi.

Seperti apa penampilan mereka? Coming soon 21 April 2019 di acara Pentas Seni Kartini 2019.


Nah ini foto-foto gemesyinn tokoh-tokoh utama DOLAN 2019 waktu pemotretan mencoba kostum dan make up (image making).

 

 

   

Jum'at pagi, 17 agustus 2018, Yuni Shara menjadi inspektur upacara memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-73. Upacara yang dilakukan di Balaikota Among Tani Kota Batu itu diikuti oleh seluruh murid-murid PAUD Terpadu Cahaya Permata Abadi. Petugas upacaranya pun dari TK yang dipimpin oleh ibu Anggun tersebut.

Ada moment mengharukan ketika artis cantik tersebut menjadi inspektur upacara. Ketika Yuni Shara memberikan kata sambutan, terlihat artis yang kini tinggal di Jakarta itu matanya berkaca-kaca. 

Setelah selesai upacara Yuni Shara pun mendapatkan pertanyaan dari Bu Atik, salah seorang guru di PAUD Terpadu Cahaya Permata Abadi. Akhirnya Yuni menjelaskan mengapa dia sampai menitikkan air mata saat menjadi inspektur upacara. Selengkapnya ada di video ini.





Sebenarnya bukan kali ini saja Yuni Shara menjadi inspektur upacara dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia. Tahun-tahun sebelumnya pun Artis yang asli lahir di Kota Batu ini selalu menyempatkan diri memperingati Hari lahirnya Republik Indonesia bersama murid-murid PAUD Terpadu Cahaya Permata Abadi.


Upacara memperingati HUT RI ke-73 diadakan di Balaikota Among Tani Kota Batu, jum'at pagi, 17 Agustus 2018. Seluruh petugas upacara adalah murid-murid PAUD Terpadu Cahaya Permata Abadi. Mulai dari pemimpin upacara, pembacaan teks UUD 1945, doa, semuanya murid-murid TK Cahaya Permata Abadi. Upacara yang berlangsung khidmat tersebut membuat Yuni Shara terharu.



Dalam sambutannya Artis cantik ini sempat meneteskan air mata. Selengkapnya bisa dilihat pada video di bawah ini link video Yuni Shara Terharu



Senin, 13 Agustus 2018, jalan Panglima Jendral Sudirman Kota Batu sangat meriah. Acara yang dibuka oleh Wakil Walikota Batu Bapak Punjul Santoso, diikuti sebanyak 4.225 murid TK/PAUD dari 96 Lembaga Pendidikan se-Kota Batu ikut memeriahkan karnaval dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-73, dengan mengenakan berbagai kostume yang unik dan menarik. 
PAUD Terpadu Cahaya Permata Abadi yang ikut serta dalam acara tersebut, memilih tema "Sampah Daur Ulang". Guru-guru PAUD Terpadu Cahaya Permata Abadi mengenakan kostume dengan rangkaian kertas koran. 
Sepanjang perjalanan para siswa-siswi PAUD Terpadu Cahaya Permata Abadi yang diwakili siswa-siswi TK dan Playgroup menari Hula-Hula.
Rombongan karnaval disambut Ibu Dewanti Rumpoko, Walikota Kota Batu yang memberikan tropi  sebagai penghargaan kepada lembaga yang ikut dalam karnaval ini.